
[Bazaar Ultah JS] Pinot Bread, dibuat dengan Cinta (oleh Julia & Albert)
Pinot Bread ada karena selama ini kami hanya menemukan Bakery yang produknya dianggap tidak lebih seperti komoditi pada umumnya dan mereka membuat Roti dan produk lainnya hanya dengan satu tujuan yaitu 'Mendapatkan Keuntungan sebesar besarnya', kebanyakan bakery akan melakukan EFISIENSI WAKTU, dimana produk dibuat dg cara yg instant, dg waktu produksi yg cepat maka akan bisa menekan biaya tenaga kerja, listrik dan biaya produksi lainnya. EFESIENSI HARGA dimana dlm penentuan bahan baku Harga yg murah menjadi pilihan utama tanpa memperhatikan kualitas.

[Bazaar Ultah JS] Mochiban, Mochi Bandung ti Cimuncang (oleh Arie Parikesit)
Semua bermula dari passion dari pasangan penggemar kuliner Budi Wahyu (Buwah) dan Monalisa. Aktivis JSer Bandung ini memang salah satu eh salah dua pentolan JS Bandung yang sering ngomporin teman-temannya untuk kopdar atau nyobain makanan-makanan baru di Bandung, kalau ada JSer dari kota lain, wah pasti dengan setia mereka menemani mengitari Kota Bandung untuk cari makanan yang uhuy.

[Bazaar Ultah JS] Kue Ku, Kue Mu, Kue Kita (oleh Arie Diah)
PeRjUaNgAN
Merintis usaha ini ughh.. nggak bisa dibilang mudah, karena Ibu saya nggak suka baking, dan nggak suka rumah berantakan. Untuk menghasilkan resep-resep andalan pun, waktunya panjang.
Misalkan untuk kaastengels, saya harus mencoba beberapa jenis keju yang pada waktu itu sangat tidak umum di sini. Terlebih-lebih status saya adalah pekerja kantoran, sehingga waktu untuk baking & cooking ini sangat terbatas. Berkat support dari Suami, saya pantang mundur… hanya suami yang bisa memanggang cookies saat ini karna dia yang menemukan waktu dan putarannya pada saat memanggang.

[Bazaar Ultah JS] Bacang Spesial dari rumah sakit (oleh Ronaldy)
Ronaldy melihat bisnis ini masih memiliki prospek yang sangat baik karena tidak banyak orang yang benar-benar terjun didalam bisnis ini. Omzetnya sekarang sekitar 200 per hari dengan kemungkinan ditingkatkan lagi. Sekarang selain di Kantin RS Pondok Indah, Bacang Spesial Ibu Lena juga bisa didapatkan di Pand'or Jl. Wijaya dan RS Mata JEC Menteng (di Kantin milik Kel. Ronaldy). Selain menjual di 3 gerai itu, bacang spesial Ibu Lena juga sering dipesan untuk piknik keluar kota dan sebagai oleh2 (para pasien yang sudah sembuh banyak yang khusus main ke RS diatas hanya untuk membeli bacang spesial)

Underground Secret Dining (oleh Lisa Virgiano)
USD atau Underground Secret Dining ini punya konsep cukup menarik. Entah bagaimana caranya (kayak lagu deddi dores) Lisa bisa nyambung dengan perkumpulan rahasia ini. Yang jelas, Lisa sampai beberapa kali diwawancara oleh media internasional karena kegiatan sembunyi-sembunyi ini.

Jalansutra Bandung.... euy euy euy! (oleh Sienny dan Nifi)
Oktober 2004 merupakan salah satu tonggak bersejarah bagi kami. Delapan orang anggota Jalansutra asal Bandung, yaitu Adi Si Tukang Kopi, Harnaz, Enrico, Julian, Irvan, Sofia a.k.a. Nifi, Cindy the Teapot Lady, dan Sienny berkumpul di... stasiun kereta api Bandung! Ada apakah gerangan? Ternyata, saat itu untuk pertama kalinya kami saling bertatap muka, mengemban tugas tunggal -- menyambut kedatangan anggota milis Jalansutra dari Jakarta yang datang naik kereta api Parahyangan (yang sekarang sudah almarhum) untuk mengikuti acara Bandung Sutra.

Pecinta Teh (oleh Ratna Somantri)
Komunitas Pecinta Teh didirikan bulan Juni 2007. Awalnya, saya rajin reply tentang teh di milis Jalansutra, tapi kayanya kok jd dalem bgt gitu pembahasan tentang tehnya sementara member JS ga semua tea freaks. Tea freaks itu selalu heboh tentang teh, koleksi teh dirumahnya saking banyaknya sampe kadaluarsa n kalau kemana2 nyari teh, tiap hari harus minum teh, ga ada bosennya ngulik tentang teh n segala pernak perniknya, pokoknya Tea Freaks banget. Jadilah kepikiran, buat komunitas tersendiri buat para penggila teh.. Tapinya.. Masa namanya penggila teh? Hehehe kayanya ga keren banget sih, jadi deh dipilih nama Pecinta Teh. Dan terbukti, sekarang membernya sudah lebih dari 300org yang penggila teh yang semuanya lovely-lovely dan penuh cinta. :P

Tur JS - Sekali Jalan-jalan Terus Makan-makan Teruuuus! (oleh Irvan Kartawiria)
Seluruh paket disediakan kumplit dengan tiket pesawat, bus wisata dan hotel yang adem. TourJS mewajibkan seluruh peserta untuk ikut icip-icip (baca: makan!) di semua titik persinggahan kuliner, menikmati indahnya budaya setempat dan mengoleh-olehi orang-orang tercinta dengan cerita nan menggoda.
Mau ikut?

WINEXPERIENCE: Mengalami wine di Jalansutra (oleh Dadi Krismatono)
Acara wine di Jalansutra ada dua: wine class, dan cicip-cicip. Wine class Js lumayan rapi dan terstruktur. Tak heran beberapa tahun yang lalu, hotel bintang lima di Jakarta sempat melirik Yohan dan Tim Js untuk menjadi trainer bagi karyawannya. Sayang waktu itu belum berlanjut. Terakhir di bulan Mei yang lalu, Js mengadakan kelas Wine 101 yang membahas dasar-dasar apresiasi wine. Dalam kelas ini kita cicip semua mulai dari wihie, red, rose, sparkling dan sweet. Bahkan dengan pair makanannya.

Street Food Photography - Motret dulu, bharuuuu Makan (oleh Arie Parikesit)
Passion memotret makanan ini saya (dan banyak JSer) temui seiring dengan kecintaan kita terhadap kuliner itu sendiri, khususnya di satu genre makanan yang saya sering sebut sebagai ¡§Honest Food¡¨ makanan yang jujur, jujur rasanya, jujur harganya. Makanan Jujur ini banyak ditemui di street food, makanan jalanan yang bukan hanya berarti makanan yang dijual di street vendor, namun juga mencakup makanan2 khas di kedai, depot, warung, rumah makan atau apapanu itu, asal enak, otentik, khas, harga temenan di kantong nah itulah ¡§Honest Food¡¨.