Iksa Menajang
Daging Kambing Bakar di Warung Berkah Tulodong
Iseng-iseng mau pulang jalan kaki dari BEJ ke rumah ... Baru sekitar 500meter, sampai ujung Tulodong .. Warung Berkah Tulodong (Sop dan Sate Kambing Betawi) terasa memanggil-manggil "Ayo mampir, ayo mampir.. Coba makananku!". Saya yang selama belasan tahun cuma melewatinya saja, karena sepi dan nggak gaya banget tempatnya, akhirnya tak bisa tahan dengan godaan ini, jadilah mampir ..
"Sate bumbu kecap lima tusuk saja, sop satu, nasi satu.. Minumnya teh tawar saja ya Bang." Pesanan standar buat menjajal rasa disampaikan kepada si Abang penjual.
Mulai dengan sop kambing, hm cukup baik untuk standar Betawi. Sop dengan kuah bening, gurihnya c ukup, tidak asin .. pas lah rasanya. Coba satenya, tusuk pertama penuh kecap, rasanya lumayan. Tusuk berikut dikurangi kecapnya .. Wah ternyata selain empuk rasanya juga enak, sangat juicy dagingnya terasa di lidah dan memenuhi mulut ... Tidak seperti kebanyakan sate kambing betawi yang dagingnya sudah berbumbu (marinated), sate ini terasa utuh daging kambing bakarnya. Ini cocok dengan selera saya..
"Bang, minta sate lagi 10 tapi bumbu kecapnya dipisah ya!", demikianlah pesanan berikut dilayangkan. Lama sesudah selesai dibakar kok sibuk sendiri si Abang, oh ternyata pesananku dibungkus... "Wah itu buat makan disini Bang!", jadilah dibuka bungkusan daging kambing bakar dan bumbu kecapnya dan dihidangkan di meja... Tak terasa pula sepuluh tusuk daging kambing bakar masuk ke dalam perut.... Yang sama sekali tidak kena kecap ini memang mantap sekali, tidak bisa dengan kata2 lagi, apalagi dibanding 5 pertama yang sebagian terkontaminasi kecap he he he... dan segera habislah 10 tusuk sate itu .. Coba sendiri saja kalau penasaran ya..!!
(Warung ini sudah ada sejak tahun 1969, jaman kebayoran masih sepi .. Mungkin ada JS'er yang suka kesini waktu kecil?)
Salam daging bakar,
Tag: Kuliner , Sate Kambing , Sop Kambing , Tulodong





166.90
14.90