Iksa Menajang

Informatif +1 rating

[Profil Klompen] Klub JJS - Jalan-jalan JS (oleh Harry Nazarudin)
 Iksa Menajang23 Juli 2010, 02:240 komentar di Kategori: Lain-lain

Traveling atau Jalan-jalan memang bagian dari semangat yang melahirkan Keluarga Jalansutra. Banyak petualang handal yang juga jago makan bersarang di JS. Dari merekalah lahir budaya menulis `Caper' atau catatan perjalanan, menceritakan pengalaman jalan-jalan dan makan-makan. Masing-masing punya gaya dan sudut pandang sendiri, menyajikan sebuah tulisan dan pandangan yang unik dan sedap dibaca. Kali ini, sebagai contoh, ada tiga penulis yang diceritakan. 

 

  • AMGD adalah seorang pecinta alam. Dia tidak menemukan keindahan dalam stuktur gedung, tetapi dia menemukan nafas cinta dalam gemericik air sungai dan sejuknya hawa pegunungan. Kisah-kisah perjalanan AMGD selalu dimulai dengan data akurat, namun kata-kata puitis biasanya baru terjadi ketika udara segar bereaksi dengan hijau daun dalam pandangan AMGD. Saya yakin, ketika ditawari ke Universal Studios Singapura atau ke Baduy, jawaban beliau pasti: "Ya Baduy dong! Selamat mlancong!"  
  • Oom Sindhi adalah seorang dokter. Syarat utama seorang dokter adalah hati yang tenang karena dalam bekerja, dokter taruhannya nyawa. Padahal, beliau adalah petualang kelas dunia – sudah mengunjungi puluhan tempat paling eksotis di planet ini. Namun, Oom Sindhi dengan istrinya yang setia selalu menikmati semuanya dengan kepala dan mata yang dingin. Tulisannya sangat klinis dan segala sesuatu dikisahkan seolah beliau sedang ke Pasar Baru saja. Padahal, tempat yang dikunjunginya adalah Baha'i Temple di New Delhi atau Santorini. Jangan kaget kalau Anda bertemu Oom Sindhi dan bertanya, bagaimana keindahan Puncak Emas Matterhorn, salah satu puncak gunung terindah di dunia, hanya dijawab dengan: "Bagus sih..."  
  • Harnaz adalah petualang bergaya lain lagi. Beliau tidak seberuntung yang lain, bisa berwisata berminggu atau bahkan berbulan-bulan. Harnaz tidak pernah jalan-jalan lama, paling banter 3-4 hari di sela-sela kerja, karena kepengecutannya untuk membebaskan diri dari slip gaji. Tapi, kekurangan Harnaz ini dibalas dengan bakat yang dimilikinya: otak Harnaz mampu menyerap begitu banyak detail dari sebuah tempat dalam kunjungan singkat. Aroma nuansa sebuah tempat bisa diresap, untuk dikisahkan kembali menjadi sebuah untaian cerita baru yang setengah fiksi. Jangan kaget kalau Anda datang ke tempat yang diceritakan Harnaz kok aslinya ternyata tidak seindah ceritanya? Itu karena Harnaz memang suka berkhayal! Jangan kaget juga, kalau Harnaz ditanya, berapa lama di Taj Mahal ketika menulis sampai 9 artikel Caper, jawabnya: "Pergi pagi pulang malam saja, kok!"  

  • Apa yang akan kita sajikan nanti?
Presentasi berjudul "What These Eyes Have Seen" – gambar paling berkesan dari petualangan Klub JJS-ers! Kopdar pertama adalah hari ini, 14 Juli 2010 ketika bertemu Agustinus Wibowo di Restoran Aloha, Alam Sutra. Sampai jumpa di petualangan tanggal 24 Juli nanti! 
  • Referensi:

  • "Kabut tipis pun turun pelan-pelan dilembah kasih, lembah Mandalawangi. Kau dan aku tegak berdiri, melihat hutan-hutan yang menjadi suram, meresapi belain angin yang menjadi dingin"
  • 'Kecantikan yang Tak Tertahankan dari Lembah Mandalawangi, Pangrango', AMGD/Dance
  • "Kami "salah" masuk ke Jurassic park, semula dikira hanya atraksi ringan saja sehingga istri saya ikut, ternyata pakai terjun2-an segala dan diakhir atraksi perahu yang kami tumpangi itu terjun lumayan tinggi kedalam kolam sehingga rambut kami-pun sampai basah, untung saja jantung istri saya engga kumat."
  • 'Dikejar Kevin Costner di Waterworld Osaka, Jepang', Sindhiarta Mulya
  • "Di sepanjang dinding stupa ada banyak sekali rangkaian roda doa, suara gemeretaknya ketika diputar, memenuhi ruang sekitar stupa, diiringi dengan alunan lagu pujian berbahasa Tibet. Lagu ini, mendayu-dayu, namun terdengar agung, dengan dentingan bel seperti pada Misa agama Katolik. Seperti roda doa kamipun berputar, mengelilingi stupa Boudhanath. Bukankah kehidupan seperti ini?"
  • 'Caper Amritsar – Nepal', Harnaz
oleh Harry Nazarudin, Harnaz

 

Tag: Lain-lain , Travelling , Caper

 

Yang merating Note ini:


0 Komentar
Lakukan Login untuk memberikan komentar.