Iksa Menajang
[Bazaar Ultah JS] Orang kurang kerjaan - Nasi kok dibakar (oleh Melanie Sri Rejeki)
Berawal dari Nongkrong
Kami senang makan dan kami senang nongkrong. Ide membuat "kedai" berawal dari kegemaran kami nongkrong-nongkrong di kedai orang lain. Sambil mencicipi aneka hidangan khas yang disajikan disana, kami beandai-andai apabila kami mempunyai tempat usaha sendiri. Dari ribuan ide yang muncul, akhirnya kami memutuskan untuk membuka kedai makan sendiri. Nama yang digunakan adalah CEPLOK TELOR yang merupakan nama blog salah seorang dari kami yang sejak dua tahun terakhir memang sudah menerima pesanan makanan dan snacks. Selain meneruskan cikal bakal bisnis yang sudah ada, nama CEPLOK TELOR kami anggap cukup unik dan menarik.
Saat menyusun menu apa yang akan dijual, kami melakukan "survey kecil-kecilan". Biar cuman kedai kecil, namun persiapan harus matang dong! Pilihan kami akhirnya jatuh pada nasi bakar.
Mengapa Nasi Bakar?
Kami melihat potensi pasar dari menu kurang kerjaan ini (lah wong udah jadi nasi kok dibakar). Meski cukup banyak peminatnya, namun belum banyak yang membuat. Selain itu, menu ini sangat khas. Perpaduan wangi dari daun kemangi, rasa asin khas dari ikan jambal, gurihnya ikan teri dan abon, yang dibungkus jadi satu - kemudian dibakar, selain mengeluarkan aroma khas dari daun pisang yg dibakar, juga menambah rasa lezat ke nasi itu sendiri. Abon ternyata lebih enak dijadikan teman makan nasi setelah dicampur dengan nasi, dibungkus daun, kemudian dibakar. Jadi laper kan cuman dengan membayangkannya??
Tak Hanya Nasi Bakar
Untuk yang tidak mau makan yang berat-berat (atau bagi yang belum puas menyantap nasi bakar), kami juga menyajikan aneka kudapan ringan. Kudapan yang kebanyakan bernama import ini boeatan aseli Ceplok Telor, home made, tanpa pengawet, dan sebagian snack enak jika dikonsumsi hangat -- fresh from the wajan.
Ada Eclair - choux pastry panjang berisi vla manis, dengan lapisan coklat diatasnya.
Ada Fruit pie - dengan pie crust yang renyah dan buah-buahan segar sebagai toppingnya.
Ada American Risoles - berisi daging asap, keju, telur rebus dan mayonaise yang gurih, dibalut kulit risoles yang istimewa.
Ada Dutch Croquette - rasanya yang gurih didapat dari perpaduan susu dan keju, ditambah dengan daging sapi giling serta tumisan bawang bombay, walaupun resep ini didapat dari para penjajah, kita bisa menikmatinya sambil mengenang para leluhur -- loh kok??? Hehehe Kudapan yang satu ini enak jika dikonsumsi hangat, dicocol saus mustard.
Ya sudah mbayanginnya jangan lama-lama, sampai ketemu nanti ya tanggal 24 Juli 2010 di Taman Langsat.
Salam Ceplok Telor
CP: Melanie Sri Redjeki
snow_white3005@yahoo.com
Tag: Kuliner , Nasi Bakar

166.90
14.90